Diketahui Gus Maya selama ini aktif di beberapa lembaga NU dan Banomnya, baik di tingkat Cabang, Wialayah hingga Pusat. Pemuda Nahdliyin kelahiran Gomang, Singgahan Tuban tersebut juga beberapa kali melakukan inovasi di jam'iyah NU. Forkom Jurnalis Nahdliyin atau FJN memberikan penghargaan kepada 22 tokoh muda Jawa Timur berlatar NU. BANYUWANGI– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi mengapresiasi kebijakan Presiden RI Joko Widodo yang telah mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 NahdlatulUlama adl organisasi sosial keagamaan {jam’iyah diniyah islamiah} yg berhaluan Ahli Sunnah wal-Jamaah .Organisasi ini didirikan pada tanggal 31 Januari 1926 oleh K.H. Hasyim Asy’ari beserta para tokoh ulama tradisional dan usahawan di Jawa Timur. Jam'iyyah nahdlatil 'ulamaa' Wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallim. Allah Allah Allah Allah. Tsabbit wanshur ahla jam'iyyah, Jam'iyyah Nahdlatil Ulama Li i'laa-i kalimatillah. Artinya: Ya Allah bershalawatlah dan bersalamlah kepada Sayyidina Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, Seluruhprogram-program dari PKB harus mengakomodir kepentingan jam'iyah Nahdlatul Ulama, sehingga saat reses ini kita konsolidasikan," ujarnya. Umar yang menjabat ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro menuturkan, reses ini sebagai bentuk sinergitas bersama dalam banyak hal mulai dari kegiatan keagamaan, jam'iyah, pembangunan komunitasIslam Tradisionalis dan Nahdlatul Ulama sebagai jam‟iyah-nya, para Kiai adalah aktor-aktor utamanya. Munculnya pepatah [kalau] “Kiai dhehem, masyarakat ikut dhehem”, dengan sangat jelas, menunjukkan posisi dan peran mereka. Sedangkan, warga masyarakat yang dikenal sebagai Santri-santri hanya berperan [diperankan] sebagai . Yoselmyer and his Jewish Orchestra MUSIQUES DU MONDE 2015 1 Hatikvah Hymne National D'israël 305 2 Yerushalayim Shel Zahav 250 3 Mazel Tov 425 4 Hava Nagila 320 5 L'chaim 238 6 Shalom Aleichem 339 7 Zemer Atik Dance 201 8 Lomir Ale in Eynem 255 9 Tzena Tzena Tzena 224 10 Korim Lanu Lalechet Dance 227 11 Oyfn Pripetshik 247 12 Tumbalalaïka 252 13 Tantz Tantz Yidelekh 209 14 Un Az Der Rebbe Zingt 241 15 Tchiribim Tchiribom 253 16 Yossel Yossel 222 17 Y'rushalayim 248 18 My Yiddishe Momme 314 28 janvier 2015 18 morceaux, 51 minutes ℗ 2014 Digimusikka Plus de titres par Yoselmyer and his Jewish Orchestra Chansons Juives et Musique Klezmer Traditionnelles 2014 Chansons Juives - Les plus grandes chansons et musiques juives 2015 Jewish Music and Songs - The Best of Yiddish Songs 2015 Música Judía - Melodias y Canciones Judías 2015 Jewish Music and Songs - The Best Of 2014 Jewish Songs - The Best of Yiddish Music 2015 Jewish Music and Songs - The Best of Yiddish Songs and Klezmer Music 2014 Surabaya - Nahdlatul Ulama NU akan merayakan hari lahir harlah pada 31 Januari mendatang. KH Ahmad Mustofa Bisri Gus Mus menulis Mars Satu Abad tersebut sudah bisa didengarkan di YouTube. Sebab Channel TVNU Televisi Nahdlatul Ulama telah menayangkannya dengan judul Theme Song - Satu Abad Nahdlatul Satu Abad NU diunggah pada 6 Januari 2023. Hingga saat ini, video tersebut sudah ditonton belasan ribu pengguna YouTube. Dalam kolom deskripsi video tersebut diterangkan, Mars Satu Abad NU ditulis Gus Mus. Sementara yang menjadi executive producer yakni KH Yahya Cholil Staquf, H Saifullah Yusuf dan H Yaqut Cholil QoumasLalu urusan musiknya menjadi tanggung jawab H Tohpati Ario Hutomo dan Czech Symphony Orchestra. Dari pada penasaran, berikut Allahu Akbar Maha Suci Allah, Maha BesarKhidmah Jam'iyah Nahdlatul Ulama Telah mencapai seabad lamanyaSudah seabad sejak kebangkitannyaUlama bersama pengikut-pengikutnyaIstiqamah dan setia jagaAkidah dan sunnah rasulnyaAlhamdulillah, segala puji baginyaUlama bersama pengikut-pengikutnyaIstiqamah dan setia menjagaAgama, nusa dan bangsaMari kuatkan niat kitaKita bulatkan tekad kitaTerus lanjutkan amal kitaMengembangkan khidmah kitaMenebar kasih-sayang semestaMembangun peradaban baru yang muliaTuk kedamaian dan bahagia bersamaDalam ridha Allah Tuhan Yang Maha EsaUntuk diketahui, Nahdlatul Ulama NU merupakan salah satu organisasi Islam di Indonesia. NU didirikan oleh Hasyim Asy'ari pada 31 Januari 1926 di Kota Umum NU saat ini yakni KH Yahya Cholil Staquf. Kantor pusatnya di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat. Simak Video "Gus Mus Ungkap Makna Mars Satu Abad NU Terus Lanjutkan Amal Kita" [GambasVideo 20detik] sun/dte Jakarta, NU Online Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU baru saja meluncurkan Mars Satu Abad NU, di Gedung PBNU, pada Jumat 6/1/2023. Musik mars itu digubah oleh Tohpati Ario Hutomo dari Orkestra Simfoni Ceko, dan liriknya diciptakan oleh Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri Gus Mus. Gus Mus menjelaskan bahwa di dalam lirik Mars Satu Abad NU, ia mengajak para pengurus NU untuk membulatkan tekad dan melanjutkan amal yang telah dilaksanakan selama ini, baik yang bersifat organisasi, keagamaan, kemasyarakatan, maupun kemanusiaan. "Jadi di dalam bait, saya mengatakan mari kuatkan niat kita, kita bulatkan tekad kita, terus lanjutkan amal kita, mengembangkan khidmah kita," kata Gus Mus. Berikut Mars Satu Abad NU berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban, lengkap lirik dan lagunya Merawat Jagat Membangun Peradaban Cipt. KH Ahmad Mustofa Bisri SubhãnaLlãh, Allãhu Akbar Maha Suci Allah, Maha Besar Khidmah Jam'iyah Nahdlatul Ulama Telah mencapai seabad lamanya Sudah seabad sejak kebangkitannya Ulama bersama pengikut-pengikutnya Istiqamah dan setia Jaga Akidah dan sunnah RasulNya Alhamdulillah, segala puji baginya Ulama bersama pengikut-pengikutnya Istiqamah dan setia Menjaga Agama, Nusa dan bangsa Mari kuatkan niat kita Kita bulatkan tekad kita Terus lanjutkan amal kita Mengembangkan khidmah kita Menebar kasih-sayang semesta Membangun peradaban baru yang mulia Tuk kedamaian dan bahagia Bersama Dalam ridha Allah Tuhan yang Maha Esa Pewarta Aru Lego Triono Editor Fathoni Ahmad Bandung, NU Online Jabar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU KH Yahya Cholil Staquf Gus Yahya menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama NU adalah jam’iyyah diniyah ijtima’iyyah dan bukan jam’iyyah iqtishadiyah. Artinya, NU adalah jam’iyyah yang berfokus pada program atau kegiatan keagamaan dan sosial bukan pada kegiatan perekonomian. Hal itu disampaikan Gus Yahya pada acara Rapat Kerja Wilayah Rakerwil sekaligus Harlah NU ke-99 yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Barat di Sutan Raja Hotel Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis 10/3 siang. “Pada dasarnya Nahdlatul Ulama ini adalah jam’iyyah diniyah ijtima'iyyah. Maka, khidmah kita yang paling utama adalah khidmah diniyah ijtima’iyyah,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Tholibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah dihadapan para pengurus lembaga PWNU Jabar yang hadir. Gus Yahya mengatakan, agenda atau program-program utama NU adalah program-program keagamaan dan sosial, bukan program perekonomian. Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan atau program perekonomian bukanlah tujuan utamanya. Menurutnya, ini yang sering terjadi adanya kekeliruan karena selama ini menunggu dana hibah yang terlalu lama sehingga akhirnya yang terpikir adalah bagaimana cara agar NU membuat kegiatan-kegiatan ekonomi. Adapun kemudian terkait dengan berbagai usaha yang dilakukan untuk menggalang dana, itu adalah untuk mendapatkan biaya bagi pelaksanaan agenda-agenda keagamaan dan kemasyarakatan tersebut. Gus Yahya kemudian tidak mempermasalahkan jika kemudian ada kegiatan atau program-program perekonomian yang dijalankan. Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa semuanya harus jelas terkait dengan tujuan dan penggunaannya. “Ya boleh saja, tapi untuk apa? Tujuannya apa itu harus jelas, penggunaannya itu apa nanti harus jelas. Karena sekali lagi kita harus ingat bahwa Nahdlatul Ulama ini adalah jam’iyyah diniyah ijtima’iyyah, bukan jam’iyyah iqtishadiyah. Maka kegiatan utama kita bukan kegiatan ekonomi, program utama kita bukan program ekonomi, program utama kita adalah program-program sosial dan keagamaan. Program ekonomi kita itu adalah program ekonomi yang punya kerangka sosial. Misalnya mengembangkan dinamika ekonomi yang lebih baik di kalangan masyarakat,” terangnya. Gus Yahya kemudian mengungkapkan bahwa PBNU sudah berhasil membuat kesepakatan dengan beberapa kementerian dan pihak swasta terkait dengan hal itu. PBNU juga berencana akan mencetak wira santri. “Kita nanti akan punya agenda untuk mencetak sepuluh ribu wira santri. Berkaitan dengan itu kita juga akan mendapatkan fasilitas untuk menggunakan lahan dari program hutan sosial dari pemerintah,” jelasnya. Di sisi lain, lanjut Gus Yahya, PBNU mempunyai kesepakatan dengan pihak swasta untuk kerja sama usaha yang akan dilaksanakan bersama wira santri-wira-santri yang tersebut. Terkait dengan bagi hasil, Gus Yahya mengatakan bahwa sebagian besar keuntungan tersebut harus diterima oleh warga yang menjadi wira santri itu. “Begitu juga misalnya PBNU membuat program kesepakatan dengan pemerintah untuk peremajaan sawit rakyat, siapa yang akan mendapatkan keuntungan ekonomi? Ya rakyat yang punya sawit itu, bukan PBNU,” tegasnya. Adapun terkait dengan biaya ekonomi atau kebutuhan dana organisasi, Gus Yahya mengatakan bahwa PBNU sudah menemukan cara yang lebih efektif daripada cara-cara yang selama ini dikenal. “Nanti kita ajari. PBNU sudah nemu cara yang apalagi kalau ditambahi hibah bisa lebih efektif lagi. Tapi insyaallah ini cara yang lebih efektif dari yang selama ini kita kenal. Nanti akan kita ajarkan kepada PW-PW bagaimana caranya melakukan penggalangan dana tanpa membuat proposal,” ujarnya. “Walhasil, kita ini punya beban tanggung jawab yang besar dan pekerjaan yang berat. Nahdlatul Ulama ini 50% lebih dari seluruh populasi Muslim Indonesia, ini beban tanggung jawab yang besar sekali, itulah yang menjadi tanggung jawab kita semua untuk kita layani,” pungkasnya. Pewarta Agung Gumelar

lagu jam iyah nahdlatul ulama